Ilustrasi
Akibat Korban Di Anggap Jagoan
MERANGIN - Karena merasa di anggap jagoan dan menbawa sajam,landrah Saputra(19) Warga Dusun Seluangan,Desa Tuo,Kecamatan Lembah Masurai tewas di tusuk pelaku yang di duga Bernama Surya yang juga warga Desa Tuo.
Kejadian berawal dari keributan antara suadara Andi dan Piker akiabat kesalah pahaman,dan keributan tersebut bisa di selesaikan oleh ketua RT 11 Dusun Seluangan.
Mendengar ada keributan dan di selesaikan di rumah ketua RT,korban dan kakaknya berniat untuk menyaksikan penyelesaian keributan tersebut di rumah RT,karena permasalahan tersebut sudah di damaikan,korban dan kakaknya saudara Litra(29) di ajak pulang.
Saat korban dan kakaknya hendak pulang dari rumah ketua RT,korban bertemu terduga pelaku bernama Surya,karena surya melihat korban membawa senjata tajam dan berlagak jagoan,terduga pelaku langsung mengajak korban berkelahi dan langsung menikam dada korban dengan senjata tajam,tak hanya menikan dada korban,terduga pelaku juga membacok kaki korban.
Melihat adiknya bersihmbah darah,kakak korban mencoba untuk menolong dan juga berkelahi bersama terduga pelaku,namun karena kakak korban hanya menggunakan tangan kosong,kakak korban mengalami luka di bagian tangan akibat sabetan sejata tajam pelaku.
Usai melukai dua korban,terduga pelaku langsung melarikan diri,dari kejaran aparat kepolisian yang kini tengah memburunya.
Usai kejadian tersebut,kedua korban langsung di larikan ke puskesmas dusun sungai tebal,namun di tengah perjalanan,korban bernama Landrah meninggal dunia karena kehabisan darah,sedangkan kakak korban kini di rawat di rumah sakit umum kol Abunjani bangko.
Kapolres Merangin AKBP Munggaran saat di komfirmasi awak media,membenarkan kejadian perkelahian menggunakan senjata tajam hingga menghilangkan nyawa orang.
"Kejadiannya pada pukul 17.00,sore tadi,dan di duga perkelahian ini akibat salah paham,karena korban di anggap sok jagoan,dan saat itulah terduga pelaku langsung mengajak korban berkelahi dan menusuk korban dengan senjata tajam hingga tewas"ungkap AKBP Munggaran.(15/3)
Munggaran juga mengatakan,untuk saat ini anggotanya masih memburu terduga pelaku yang saat ini melarikan diri.
"Anggota kita masih melakukan pencarain terhadap pelaku yang melarikan diri"tutup Munggaran.(*)
MERANGIN - Karena merasa di anggap jagoan dan menbawa sajam,landrah Saputra(19) Warga Dusun Seluangan,Desa Tuo,Kecamatan Lembah Masurai tewas di tusuk pelaku yang di duga Bernama Surya yang juga warga Desa Tuo.
Kejadian berawal dari keributan antara suadara Andi dan Piker akiabat kesalah pahaman,dan keributan tersebut bisa di selesaikan oleh ketua RT 11 Dusun Seluangan.
Mendengar ada keributan dan di selesaikan di rumah ketua RT,korban dan kakaknya berniat untuk menyaksikan penyelesaian keributan tersebut di rumah RT,karena permasalahan tersebut sudah di damaikan,korban dan kakaknya saudara Litra(29) di ajak pulang.
Saat korban dan kakaknya hendak pulang dari rumah ketua RT,korban bertemu terduga pelaku bernama Surya,karena surya melihat korban membawa senjata tajam dan berlagak jagoan,terduga pelaku langsung mengajak korban berkelahi dan langsung menikam dada korban dengan senjata tajam,tak hanya menikan dada korban,terduga pelaku juga membacok kaki korban.
Melihat adiknya bersihmbah darah,kakak korban mencoba untuk menolong dan juga berkelahi bersama terduga pelaku,namun karena kakak korban hanya menggunakan tangan kosong,kakak korban mengalami luka di bagian tangan akibat sabetan sejata tajam pelaku.
Usai melukai dua korban,terduga pelaku langsung melarikan diri,dari kejaran aparat kepolisian yang kini tengah memburunya.
Usai kejadian tersebut,kedua korban langsung di larikan ke puskesmas dusun sungai tebal,namun di tengah perjalanan,korban bernama Landrah meninggal dunia karena kehabisan darah,sedangkan kakak korban kini di rawat di rumah sakit umum kol Abunjani bangko.
Kapolres Merangin AKBP Munggaran saat di komfirmasi awak media,membenarkan kejadian perkelahian menggunakan senjata tajam hingga menghilangkan nyawa orang.
"Kejadiannya pada pukul 17.00,sore tadi,dan di duga perkelahian ini akibat salah paham,karena korban di anggap sok jagoan,dan saat itulah terduga pelaku langsung mengajak korban berkelahi dan menusuk korban dengan senjata tajam hingga tewas"ungkap AKBP Munggaran.(15/3)
Munggaran juga mengatakan,untuk saat ini anggotanya masih memburu terduga pelaku yang saat ini melarikan diri.
"Anggota kita masih melakukan pencarain terhadap pelaku yang melarikan diri"tutup Munggaran.(*)

