Daftar Blog Saya

Minggu, 20 Maret 2016

Grao Sakti Wisata Mistis Di Merangin

Graou Sakti Merangin

Semburan Air Bisa Menari Seirama Dengan Tepuk Tangan Pawangnya

MERANGIN - Berbicara masalah wisata merangin, pastinya tiada habisnya .Kabupaten Merangin, terkenal sebagai kabupaten yang memiliki banyak sekali potensi destinasi wisata alam yang begitu indah dan mampu memanjakan mata setiap pengunjungnya.

Destinasi wisata alam di kabupaten merangin saat ini mulai diminati oleh tidak hanya pengunjung lokal saja namun sudah menarik perhatian pengunjung dari luar Kabupaten, Provinsi hingga pengunjung dari berbagai daerah di Indonesia.  Bahkan khusus objek wisata Geopark Merangin telah mampu menarik perhatian pengunjung dari mancanegara. 

Meski telah memiliki Destinasi Wisata alam nan Eksotis namun tidak membuat orang-orang yang penuh perhatian terhadap Pariwisata berdiam diri, dengan memanfaatkan udara sejuk di Jangkat tepatnya. Grao sakti ini terdapat di Desa Renah Kemumu kecamatan jangkat , yang berjarak 150 KM dari Kota Bangko pusat Kabupaten Merangin.

Grau ini sangat indah, air grao yang jernih dan panas mengeluarkan asap putih yang tebal. Sekeliling air panas itu juga dihiasi hutan yang yang lebat dan masih alami.

Bukan hanya itu saja ketika sampainya grao sakti Merangin kita juga di suguhkan dengan aura mistik pun cukup kental. Ok bagi anda penghobi tantangan bisa datang ketempat ini yang pastinya sayang jika anda tidak mengunjungi .

Aura mistisnya dapat kita lihat sendiri jika sampai di sana seperti, ketinggian semburan air grao (geyser yang berada di pinggir sebuah sungai) yang sehari-hari bervariasi. Terkadang atraksi menariknya, jika "pawangnya" didatangkan, dengan sebuah teriakan dan tepukan dari sang pawang, semburan air bisa naik sampai beberapa meter dari permukaan semburan.

Ya warga setempat memberi nama tempat ini Grao Sakti, geyser yang berada di pinggir sebuah sungai. Pada grao induk, air panas yang mendidih di sela batu besar terus menyembur dari dalam tanah.

Untuk mencapai grow sakti potensi wisata alam Jangkat dan sekitarnya belum habis – habisnya di tambah lagi banyak tempat wisata lainnya.

Seperti air terjun berketinggian bervariasi yakninya air terjun Sigerincing di Desa Tuo , air terjun Mentenang di Muara Madras. Air terjun Sungai Hitam di Desa Renah Pelaan, Danau biru, wisata bunga (hesti’s garden) dan masih banyak yang lainnya, pastinya aura dingin dan pemandangan yang memanjakan mata tiada habisnya di tempat ini.

"Ya, kita memang memiliki banyak potensi wisata alam. Terutama di wilayah Jangkat. Di sana terdapat wisata yang mengagumkan. Bahkan grao sakti di sana sangat indah di tambah aura mistisnya ," kata Jangci Moza, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Merangin

Jika anda berwisata ada ke inginan untuk membawakan oleh – oleh untuk keluarga, teman pacar, anda tak perlu kuatir, di tempat ini seperti hamparan kebun strawberry yang siap untuk anda petik sendiri dan rasanya di jamin lebih lezat dan segar dari tempat lainnya, siap untuk anda bawa pulang dengan hanya mengeluarkan uang lima ribu sampai sepuluh ribu di jamin anda puas.

“Kita juga punya oleh – oleh yang bisa di bawa seperti hamparan strawberry yang sangat lezat di sekitar jangkat tersebut. Harganya juga tidak mahal dan pas untuk kantong kita,”singkat Jangcik.(amn)

Pembunuh Sadion Dan Ladras Terus Di Ungkap Polisi

MERANGIN– Kasus pembunuhan Sadion (45) warga Desa Gedang Kecamatan Jangkat Timur dan Ladras Saputra (19) warga Desa Tuo Kecamatan Lembah Masurai beberapa waktu lalu, terus didalami Pepolisian Resor Merangin.
Saat ini polisi sudah kantongi beberapa nama yang diduga  pelaku pembunuhan.
“Dua kasus pembunuhan ini terus kita dalami,  kita juga sudah memeriksa saksi. Termasuk motif pmbunuhan juga masih kita dalami,” ungkap Kapolres Merangin AKBP Munggaran Kartayuga.
Untuk kasus pembunuhan Sadion,  Centeng Jangkat,  dirinya mengaku sudah melakukan olah TKP dan masih menunggu hasil uji forensik.
“Meski kita sudah mengantongi beberapa nama, namun kita tetap menunggu hasil forensik. Intinya kasus pembunuhan Sadion ini terus kita ungkap,”katanya.
Sedangkan untuk pembunuh Ladras dengan pelaku atas nama Surya pihaknya mengaku masih meminta keterangan pihak keluarga untuk mengetahui keberadaan pelaku. Bahkan, pihaknya menyelidiki kasus itu hingga ke desa lain untuk mencari tahu keberadaan pelaku atas nama Surya tersebut.
“Kita masih mendalami kasus itu. Hingga kini beberapa keluarga pelaku sudah dimintai keterangan,” tuturnya. 
(amin)

Ops Simpatik 2016, Polres Merangin Tampil Beda



                    Kapolres Merangin,Wakil Bupati Dan Dandim Sarko Foto Bersama Usai Memberikan Hadiah Kep Peserta Lomba.



MERANGIN – Berbagai cara kepolisian untuk mensosialisasikan kepada masyarakat tentang pentingnya ketertiban berlalu lintas , seperti yang di lakukan Polres Merangin sabtu malam (19/3) menggelar  acara yang  berbeda dengan daerah lain yakninya pentas seni dengan cara menampilkan ciri has adat Merangin. , hal tersebut adalah salah satu langkah memberikan kesadaran berlalu lintas kepada masyarakat.

Kapolres Merangin AKBP Munggaran Kartayuda mengatakan,operasi simpatik 2016 memang sedikit berbeda seperti sistem surat tilang dan teguran delivery, hingga malam ini kita juga menggelar acara yang mengangkat tradisi Merangin seperti pantun yang bertema tertib lalu lintas dan penampilan Tari Tradisional dan juga Band yang berkaitan dengan ketertiban berlalu lintas.

“Acara seperti ini adalah salah satu langkah kita untuk mensosialisasikan bahwa pentingnya ketertiban berlalu lintas, di samping itu agar ketertiban berlalu lintas ini bisa mengena di hati masyarakat itu sendiri,”ungkap munggran kartayuda saat di wawancarai sejumlah awak media.

Selain penyampaian tertib berlalu lintas acara tersebut menurut munggaran, adalah salah satu langkah untuk menyalurkan bakat dan hobi para pemuda Merangin agar bisa di salurkan lewat acara yang kita buat ini.

 “Malam ini terbukti antusias pencinta seni sangat luar biasa tersalurkan,”tambah munggaran.

Kapolres juga berharap dengan adanya pentas seni  yang berkaitan dengan tema tertib lalu lintas tersebut bisa menyentuh langsung ke masyarakat, sehingga masyrakat sadar akan keselamatan berlalu lintas.

“ kegiatan pentas seni ini diprioritaskan kepada anak muda terutama usia sekolah yang sering melanggar lalu lintas, bahkan kecelakaan juga sering menimpa anak muda. maka acara ini kita kemas untuk anak muda, sehingga keselamatan berlalu lintas tersebut memang mengena di hati masyarakat,”tandasnya.(amn)