Daftar Blog Saya

Rabu, 13 April 2016

Desa Betung Bedarah Di Catat Sjarah, Namun Terabaikan Pembangunan


Desa betung bedarah kini mulai terabaikan, bahkan banyak saksi sejarah mencatat Desa Betung Bedarah tempat peristirahatan terakhir sulthan thaha yang hingga kini mulai terabaikan oleh pemerintah.
Desa yang merupakan saksi sejarah ini ketika kita ingin melihat desa itu, seperti bukan terlihat desa bersejarah, karena desa itu tak pernah tersentuh oleh pembangunan.
Bahkan ada banyak peninggalan sultthan thaha di tempat itu mulai terhapus, seperti GOA tempat persembuanyiannya yang kini sudah di garap salah satu PT menjadi lahan sawit.
setidaknya ada tiga tempat yang disebut-sebut sebagai makamnya. Bahkan makam sang sultan ada di Desa Betung Berdarah, Kecamatan Tebo Ilir.
Versi ini mengatakan Sultan Thaha yang sudah uzur tertembak oleh Belanda dalam sebuah pertempuran. Dalam keadaan luka parah, sultan dilarikan oleh pasukannya.
Sultan kemudian meninggal dalam usia 88 tahun pada 1904 (beliau lahir di Jambi pada pertengahan1816). Oleh pengikutnya, beliau dimakamkan di Desa Betung Berdarah. Hingga sekarang, versi makam Betung Berdarah ini masih terus disebut-sebut dan dipercayai oleh cukup banyak orang.
Versi lainnya adalah adalah Sebuah Makam yang berlokasi di Dusun Tanah Garo, Olak Kemang, Kecamatan Muara Tabir, Tebo. Tak hanya makam sang sultan, di lokasi yang sama juga ada beberapa makam lainnya yang disebut-sebut sebagai hulu balangnya.(*)