Terhadap Waka DPRD 1 Isnedi
MERANGIN - Dinilai sebagai biang kerok dan dalang tidak cairnya anggaran untuk reses, dan sejumlah fasilitas lainnya di DPRD Merangin. Bahkan, berujung baku hantam Senen (28/3), membuat 35 orang anggota DPRD Merangin, 70 persen diataranya menyatakan mosi tak percaya terhadap Waka 1 Merangin Isnedi.
Bahkan, dari 70 orang menyatakan mosi tak percaya tersebut, bakal ada lagi tambahan. Para anggota meminta pihak Badan Kehormatan (BK) menindak lanjuti atas mosi ini atas sikap sepihak yang dilakukan Waka1 DPRD Merangin, Isnedi.
" Kami minta pihak BK profesional untuk melihat sikap Waka DPRD ini, ungkap Madi dari Partai Bulan Bintang (PBB).
Madi juga menambahkan, terjadinya mosi tak percaya dikarenakan beberapa sejumlah anggota dewan menggangap Isnedi menginterpensi kebijakan sejumlah program baik anggaran, semua bentuk proyek dilembaga terhormat ini.
"Terjadinya mosi ini, kami melihat semua program di lembaga terhormat ini dia (Isnedi-Red), seakan ingin menguasainya," singkat Madi.
Dalam hal ini tambah Madi, sebagai Waka tidak harus demikian, sebab apapun kebijakan yang diambil dalam reses ini adalah untuk masyrakat dan demi kemajuan Kabupaten Merangin, bukan untuk individu.
" Apapun yang kita dianggarkan DPRD bagi anggota dalam reses semua untuk kemajuan bagi masyarakat Merangin," tambah Madi.
Hal senada diutarakan, anggota dewan dari komisi 1 Hery Mohza. Saat ini niat anggota DPRD melakukan mosi tak percaya ke Waka 1 Isnedi sudah bulat.
" Nampaknya, sejauh ini kawan - kawan sudah bulat untuk melakukan mosi tak percaya terhadap salah satu pimpinan DPRD kab Merangin," singkat orang yang kerap dipanggil Taboy ini ketika dibincangi.
Katua DPRD kab Merangin Zaidan terkait adanya pernyataan mosti tidak percaya dari anggota DPRD Kabupaten Merangin mengatakan, belum menerima surat secara resmi tentang adanya pernyatan mosi tidak percaya terhadap salah satu anggota DPRD Kabupaten Merangin tersebut.
“Sejauh ini saya belum menerima surat atas pernyataan mosti tidak percaya tersebut, namun isu tentang adanya pernyataan mosti tidak percaya tersebut sudah saya ketahui,”singkai zaidan.
Sementara, Ketua Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Merangin, Nilwan Yahya mengatakan sejauh ini belum menerima surat dari mosi tak percaya yang diajukan tersebut.
" Saat ini belum ada surat dari sejumlah anggota yang mengajukan mosi tak percaya itu," kata Nilwan.
Lebih lanjut Nilwan mengatakan, meskipun ada pihaknya akan mempelejarainya. Apakah disana ada unsur politik, atau memang terjadinya interpensi apa yang dituding sejumlah anggota ini.
" Intinya jika memang ada, pihaknya akan memplejari lebih jauh supaya hal ini nanti tidak terjadi sepihak," pungkasnya.
Untuk diketahui, terjadinya mosi tak percaya ke pada Waka 1 DPRD Merangin, Isnedi dipicu dana reses tak bisa dicairkan. Anggota menilai Isnedi terkesan menjadi penguasa di DPRD Kabupaten Merangin.(*)
Sementara, Ketua Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Merangin, Nilwan Yahya mengatakan sejauh ini belum menerima surat dari mosi tak percaya yang diajukan tersebut.
" Saat ini belum ada surat dari sejumlah anggota yang mengajukan mosi tak percaya itu," kata Nilwan.
Lebih lanjut Nilwan mengatakan, meskipun ada pihaknya akan mempelejarainya. Apakah disana ada unsur politik, atau memang terjadinya interpensi apa yang dituding sejumlah anggota ini.
" Intinya jika memang ada, pihaknya akan memplejari lebih jauh supaya hal ini nanti tidak terjadi sepihak," pungkasnya.
Untuk diketahui, terjadinya mosi tak percaya ke pada Waka 1 DPRD Merangin, Isnedi dipicu dana reses tak bisa dicairkan. Anggota menilai Isnedi terkesan menjadi penguasa di DPRD Kabupaten Merangin.(*)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar