MERANGIN – Kisruh masalah anggaran untuk uang reses DPRD Kabupaten Merangin akhirnya berujung pembatalan untuk anggaran tahun 2016. Pembatalan tersebut setelah anggota DPRD Kabupaten Merangin menggelar rapat paripurna kemarin (30/3).
“Ya, rapat paripurna hari ini kita membahas masalah uang reses DPRD Kabupaten Merangin yang di tunda beberapa waktu lalu. Namun setelah kita lakukan Paripurna hari ini ( kemarin ,red), anggaran untuk reses DPRD merangin batal untuk sementara,”ungkap ketua DPRD kabupaten merangin zaidan saat di konfirmai awak media.
Pembatalan uang reses tersebut menurutnya di akibatkan adanya kesalahan DPA. jika di paksakan untuk di cairkan uang reses tersebut berujung fatal,karena dalam DPA tersebut tercantum pencairan tersebut menggunakan LS bukan menggunakan Gu.
“Jika di DPA tercantum menggunakan LS tentunya harus menggunakan pihak ketiga, jadi hal tersebut kan sudah menyalahi aturan, maka keputusan kita rapat Paripurna hari ini (kemarin, red) mengharuskan kita untuk mebatalkan dana reses tersebut”katanya.
“Munkin saja nanti pada anggaran perubahan akan kita anggar kan kembali, sesuai aturan yang ada. sehingga nantinya dana reses tersebut tidak lagi terjadi kesalahan,”tambah zaidan.
Saat di Tanya,terkait banyaknya isu di anggota DPRD Kabupaten Merangin adanya dugaan pembatalan dana reses yang di alihkan, untuk menutupi pembelian mobil pajero yang belum di bayar, dirinya mengaku pembatalan tersebut bukanlah karna masalah mobil tesebut, melainkan karna semata – mata kesalahan DPA.
“Bukan karena itu, ini memang semata – mata hanya kesalahan di DPA,”kilah Zidan
Sementara itu Heri S Mohza anggota DPRD Kabupaten Merangin juga mengatakan hal yang senada.Dia mengatakan memang hasil rapat tersebut berujung pembatalan dana reses tersebut.
“Memang dana reses kali ini batal, kemungkinan pembatalan ini di akibatkan adanya kesalahan di DPA,’katanya.
Dirinya juga mengakui jika kawan – kawan DPRD juga ada kejanggalan dalam penundaan dana reses tersebut, karena menurutnya dana reses tersebut sangat berguna untuk kepentingan masyarakat.
“Kawan – kawan DPRD pada rapat beberapa waktu lalu juga ada sedikit kejanggal dengan adanya penundaan dana reses ini.kawan – kawan juga menyinggung dana reses ini di tunda untuk menutupi pembelian satu unit mobil pajero yang sampai saat ini belum di bayar sama sekali ,”singkat Mohza.(amn)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar